Oktober 20, 2020

Berita Update

Beritaindo-news.com | Informasi Berita Terupdate Hari Ini

Mencegah Demam Berdarah dengan Cara-Cara Berikut Ini

Mencegah Demam Berdarah dengan Cara-Cara Berikut Ini

Mencegah Demam Berdarah dengan Cara-Cara Berikut Ini

Beritaindo-news.com – Mencegah Demam Berdarah dengan Cara-Cara Berikut Ini – Musim penghujan akan segera tiba, beberapa daerah di Indonesia telah mulai diguyur hujan akhir Bulan September ini. Biasanya, datangnya hujan juga disertai ancaman penyakit. Salah satunya adalah demam berdarah dengue (DBD).

Demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus dengue. Penderitanya bisa mengalami perdarahan hebat bisa bisa sebabkan kematian bila tidak ditangani dengan benar.

Pencegahan dini yang dilakukan sendiri di rumah adalah upaya yang paling efektif mencegah penyakit ini menginfeksi kamu dan orang-orang tersayang di rumah. Mengingat pandemik COVID-19 masih berlangsung, tentu kita tak mau dibuat makin khawatir dengan ancaman DBD, bukan?

Maka dari itu, lebih baik kita bentengi diri dengan melakukan beberapa langkah pencegahan. Simak berbagai caranya di bawah ini.

Cegah dengan fogging

Fogging adalah cara pencegahan DBD skala besar dengan menyemprotkan obat nyamuk di wilayah yang lebih luas, seperti pekarangan rumah, permukiman, dan sebagainya. Penyemprotan ini biasanya dilakukan apabila kasus DBD semakin meningkat atau pada saat memasuki musim pancaroba.

Obat fogging mengandung zat kimia insektisida yang dikeluarkan dalam bentuk asap. Asap yang dikeluarkan bisa dapat dengan cepat menyebar ke pelosok ruangan, yang terbukti dapat membunuh nyamuk dewasa bahkan jentik nyamuk.

Apabila kamu hendak melakukan fogging, jangan lupa lindungi diri dengan menggunakan masker agar asapnya tidak terhirup dan membahayakan kesehatan.

Kuras bak mandi sekali seminggu

Bak mandi yang tidak rutin dikuras bisa menjadi tempat kesukaan nyamuk Aedes aegypti betina untuk bertelur, lalu menempelkan telurnya di dinding bak mandi yang berisi air.

Setelah 2-3 hari, telur akan menetas menjadi larva dan hidup di dalam bak. Siklus nyamuk hingga mencapai dewasa membutuhkan waktu selama 8-10 hari dalam suhu ruangan.

Dengan rutin menguras bak mandi sekali seminggu, kamu dapat memutus rantai kehidupan nyamuk, sehingga mereka tidak berkembang biak di dalam bak mandimu.

Bersihkan juga wadah penampungan air lainnya

Selain bak mandi, wadah lain yang dapat menampung air juga perlu dibersihkan. Perabot rumah seperti baskom, ember, gelas, pot bunga, dan sebagainya akan menjadi sarang yang nyaman bagi nyamuk apabila tergenang air.

Jangan biarkan ada wadah yang terbuka dan berisi air. Tutup rapat apabila telah digunakan serta buang wadah yang telah usang dan rusak agar tidak tergenang air.

Tidak menggantung dan menumpuk pakaian terlalu lama

Kebiasaan menggantung dan menumpuk pakaian masih sulit dihilangkan oleh sebagian besar orang. Ada yang menggantung pakaian di balik pintu atau menumpuk pakaian kotor di pojok kamar.

Baju yang digantung dan menumpuk adalah tempat favorit nyamuk untuk hinggap, karena mereka menyukai aroma tubuh manusia, lho. Mulai dari sekarang, hilangkan kebiasaan buruk menggantung dan menumpuk pakaian agar kamu dan keluarga terbebas dari DBD.

Lindungi diri dengan losion atau krim anti nyamuk

Losion atau krim anti nyamuk bisa digunakan untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk, terlebih jika bepergian ke luar rumah.

Pakai losion yang terbuat dari bahan yang aromanya terbukti dibenci nyamuk, seperti serai, lavender, lemon, geranium, dan peppermint.

Oleskan secukupnya pada bagian tubuh yang kemungkinan lebih mungkin digigit nyamuk, dan gunakan rutin apabila hendak ke luar rumah dan sebelum tidur.

 

Mencegah Demam Berdarah dengan Cara-Cara Berikut Ini

 

Berpakaian tertutup saat ke luar rumah

Jika hendak bepergian, hal yang perlu kamu perhatikan selain menggunakan losion anti nyamuk yaitu menggunakan pakaian yang tertutup. Gunakanlah pakaian panjang yang menutupi seluruh bagian tubuh yang rentan terkena gigitan nyamuk.

Pasang kasa dan kelambu nyamuk

Nyamuk DBD masuk ke dalam rumah melalui setiap lubang, bahkan ventilasi yang ada di dinding rumah. Maka dari itu, pasanglah kasa di setiap lubang atau ventilasi yang memungkinkan nyamuk masuk.

Bila perlu, pasang juga kelambu di kamar tidur untuk melindungi kamu dari gigitan nyamuk saat terlelap.

Pangkas tanaman di pekarangan rumah

Pekarangan yang hijau dengan tanaman lebat nan rindang akan membuat rumah menjadi tampak asri dan lebih indah. Namun, dibalik lebatnya tanaman di pekarangan rumah, ternyata tersembunyi nyamuk-nyamuk yang terus berkembang biak.

Oleh karena itu, rutinlah memangkas dan merawat tanaman apabila telah rimbun dan lebat, agar nyamuk DBD tidak memilihnya menjadi tempat tinggal.

Percantik rumah dengan tanaman anti nyamuk alami

Selain memperindah rumahmu, tanaman hias anti nyamuk akan melindungimu dan keluarga dari serangan nyamuk DBD. Beberapa di antaranya adalah serai, lavender, geranium, zodia, dan masih banyak lagi.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan di rumah. Sederhana, tetapi bisa melindungimu dan orang-orang tersayang di rumah dari penyakit DBD. Ingat, musim hujan segera tiba. Saatnya lindungi diri kita semua dari serangan nyamuk Aedes aegypti

 

 

Baca Juga :