Oktober 20, 2020

Berita Update

Beritaindo-news.com | Informasi Berita Terupdate Hari Ini

Penyebab Berkeringat Ketika Sedang Tidur Bisa Jadi Pertanda Gangguan Kesehatan

Penyebab Berkeringat Ketika Sedang Tidur Bisa Jadi Pertanda Gangguan Kesehatan

Penyebab Berkeringat Ketika Sedang Tidur Bisa Jadi Pertanda Gangguan Kesehatan

Beritaindo-news.com – Penyebab Berkeringat Ketika Sedang Tidur Bisa Jadi Pertanda Gangguan Kesehatan – Penyebab berkeringat saat tidur tidak bisa dianggap sepele. Jika kamu terlalu sering mengalaminya, apalagi keringat yang dialami saat tidur ini muncul dengan intensitas yang berlebihan, bisa jadi hal ini merupakan gejala sebuah penyakit.

Bila kamu terbangun di malam hari dengan keringat mengucur meski kamar tidur dalam kondisi dingin, kemungkinan besar kamu mengalami gangguan kesehatan. Apalagi, munculnya keringat di malam hari terjadi ketika kamu tidak sedang beraktivitas berat seperti olahraga atau suhu

Penyebab berkeringat saat tidur bisa menjadi pertanda penyakit ringan bahkan berbahaya. Oleh karena itu, kamu patut mewaspadai kondisi ini jika sering mengalaminya. Segera temui dokter jika keringat saat tidur ini tidak hilang dalam waktu yang cukup lama.

Berikut Beritaindo-news merangkum mengenai penyebab berkeringat ketika sedang tidur dari berbagai sumber,

Kadar gula darah yang rendah

Gula darah atau yang dikenal juga sebagai glukosa adalah sumber energi untuk tubuh kita. Kita memerlukannya dalam kadar yang normal, yaitu 100-140 mg/dL saat sebelum tidur. Ketika tidak mencapai angka tersebut, tubuh kita pun bereaksi dengan mengeluarkan keringat.

Menurut American Diabetes Association, respons itu disebabkan oleh keluarnya hormon epinephrine atau adrenalin. Mereka dapat mengaktifkan kelenjar keringat. Gula darah yang rendah disebut juga sebagai hipoglikemia. Pasien dengan diabetes tipe 1 adalah orang yang sering mengalaminya.

Menopause

Setidaknya 85 persen wanita melaporkan mereka mengalami demam yang disertai dengan keringat setelah menopause. Kondisi tersebut sering kali terjadi di malam hari.

Ini terjadi karena kadar estrogen dan progesteron mengalami fluktuasi. Keduanya dikenal bisa memengaruhi suhu tubuh. Akibatnya, para wanita sering merasakan panas pada tubuhnya hingga berkeringat di malam hari.

Infeksi

Tuberkolusis dan HIV kerap ditandai dengan keringat saat tidur. Selain itu, infeksi bakteri seperti endokarditis (inflamasi di katup jantung) serta abses di usus juga bisa membuat seseorang berkeringat di malam hari saat sedang tertidur.

Mengonsumsi Obat-obatan Tertentu

Sebagian obat memiliki efek samping berupa keluarnya keringat di malam hari. Beberapa di antaranya adalah:

  • Steroid;
  • Antidepresan SSRI;
  • Pereda rasa sakit seperti aspirin dan acetaminophen;
  • Obat untuk diabetes;
  • Obat terapi hormon;
  • Phenothiazine antipsychotic (biasa digunakan untuk pasien skizofrenia).

Jika kamu merasa keringat tersebut mengganggu tidurmu, segera minta kepada dokter untuk memberikan obat yang lain. Kamu juga bisa meminta saran untuk meminimalisasi efek samping tersebut.

 

Penyebab Berkeringat Ketika Sedang Tidur Bisa Jadi Pertanda Gangguan Kesehatan

 

Gangguan kecemasan

Tidak hanya gangguan secara fisik saja yang bisa menyebabkan tubuh berkeringat di malam hari. Gangguan kecemasan pun dapat menjadi alasannya. Saat malam hari, kecemasan sering kali datang. Pikiran pun tidak terkontrol, stres,  sulit tidur, dan juga berkeringat.

Menurut studi dari The International Hyperhidrosis Society, ketika kita sedang cemas dan gelisah, tubuh akan memproduksi keringat dan mengeluarkannya melalui ketiak, kulit kepala, dan pangkal paha. Untuk mengatasinya, rilekskan tubuhmu, lakukan yoga ringan, atau meditasi sebelum tidur.

Sleep apnea

Sleep apnea adalah gangguan yang membuat kita kesulitan bernapas saat tidur. Ini terjadi karena terdapat jaringan yang memblokir jalur keluar masuknya udara di saluran pernapasan. Sebenarnya pada pasien sleep apnea, keluhan berupa berkeringat saat tidur tidak sering terjadi.

Akan tetapi menurut studi tahun 2013 yang dipublikasikan oleh BMJ Journal, mereka yang tidak tertangani dengan baik lebih sering mengalaminya. Setidaknya keringat berlebih keluar sebanyak tiga kali setiap malamnya. Penyakit ini dapat menimbulkan komplikasi serius jika tidak ditangani dengan baik. Sebaiknya kenali gejalanya dan segera periksa ke dokter jika diperlukan.

 Kanker

Keringat di malam hari ternyata juga bisa menjadi gejala awal dari kanker. Dilansir dari WebMD, jenis kanker yang sering diasosiasikan dengan hal ini adalah limfoma atau kanker kelenjar getah bening.

Gejala lain yang menyertainya adalah tubuh mudah lelah, penurunan berat badan, napas memendek, darah dalam kotoran dan urine, serta nyeri tulang. Jika kamu sampai mengalami pembengkakan di sekitar leher, ketiak, dan pangkal paha, segera periksa ke dokter.

Di antara berbagai faktor tersebut, memang sulit untuk membedakan mana yang disebabkan oleh penyakit kronis dan mana yang tidak. Maka dari itu, sebaiknya jika keringat di malam hari sudah membuatmu terganggu, segera konsultasi dengan dokter.

 

 

Baca Juga :